Cara Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

Walau memiliki waktu yang fleksibel, menjadi freelancer ternyata memiliki risiko keuangan yang cukup besar. Hal ini disebabkan karena kita mendapatkan penghasilan dalam waktu yang tidak tentu dan tidak konsisten jika dibandingkan dengan pegawai kontrak lainnya. Oleh karena cukup sulit sebagai seorang freelancer dalam mengatur keuangan.

Mengatur keuangan bagi pekerja freelance tentu menjadi sangat vital. Tidak adanya penghasilan tetap, dana pensiun, tunjangan tetap, dan perlindungan lainnya seperti asuransi karyawan membuat freelancer harus menghindari yang namanya pemborosan. Oleh karena itu untuk menjalani hidup yang aman dan lebih layak, kita harus melakukan perencanaan keuangan yang matang.

Berikut ini adalah cara dalam mengatur keuangan bagi seorang freelancer.

  • Jangan jadikan menabung sebagai pilihan

Menjadi freelancer tentu kita harus siap dengan yang namanya dana darurat. Kebutuhan pasti tetap sementara pendapatan tidak menentu, sehingga tidak ada jaminan keuangan kita tetap stabil jika ada kebutuhan yang mendesak. Kita juga belum bisa memenuhi kebutuhan di bulan mendatang jika tidak mempersiapkan keuangan dengan baik, oleh karena itu menabung adalah sebuah keharusan bukan pilihan.

Jika sebuah proyek menghasilkan dana yang lebih banyak, cobalah untuk menyisihkan uang lebih banyak. Buat juga perencanaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya dengan menyiapkan dana sebesar 4 atau 5 kali lebih banyak dari rata-rata penghasilan setiap bulannya. Dengan demikian keuangan kita akan tetap terjaga walau bekerja sebagai freelance.

  • Utamakan kebutuhan diri sendiri terlebih dahulu

Jika belum memiliki tanggungan, tips ini tentu bisa diterapkan. Karena dengan demikian pengaturan keuangan akan menjadi lebih mudah. Kita bisa mengatur keuangan untuk membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan. Namun jika kita memiliki tanggungan atau keluarga, tentu kita harus mengutamakan kebutuhan untuk barang primer terlebih dahulu.

  • Memisahkan rekening pribadi dan bisnis

Salah cara agar bisa mengatur keuangan dengan baik adalah memisahkan rekening antara kebutuhan pribadi dengan bisnis. Dengan cara ini kita bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan jumlah dana yang tersedia di tabungan pribadi, sehingga dana yang yang akan dikeluarkan bisa menjadi lebih hemat.

Gunakanlah rekening bisnis hanya untuk menyimpan seluruh penghasilan kita, jangan sampai dicampur menjadi satu. Jika hal ini terjadi kita tidak bisa mengatur keuangan dengan baik.

  • Mencoba mencari lebih banyak proyek

Menjadi seorang pekerja freelance tentu kita harus siap dengan penghasilan yang berfluktuasi setiap bulannya. Hal ini tentu harus kita antisipasi dengan mencoba mengambil lebih banyak pekerjaan lagi. Jangan terjebak dengan satu pekerjaan saja, kita juga harus mencoba untuk mencari penghasilan tambahan lainnya.

Kemudian atur waktu setiap harinya dengan terjadwal. Prioritaskan pekerjaan yang memiliki tenggat waktu lebih dekat, agar delivery time masih tetap terjaga.

  • Memilih tempat tinggal dengan harga terjangkau

Jika kita memilih untuk tinggal di kos, maka pastikan biayanya tidak membebani keuangan kita. Di Jakarta sudah banyak tersedia kos-kosan dengan harga di bawah 1 juta rupiah dengan kualitas yang bagus. Jangan memaksakan diri untuk menyewa tempat tinggal yang mahal karena akan membuat rencana keuangan kita menjadi kacau.

  • Menghindari pembayaran yang telat

Sebagai seorang freelancer kita tentu sudah sering menemui klien yang telat membayar jasa kita karena tidak ada batas waktu yang jelas. Jika pendapatan kita terlambat, hal ini tentu akan memperburuk arus keuangan yang sudah kita atur dengan baik.
Oleh karena itu pada masa awal perjanjian, kita bisa mengatur kapan pembayaran seharusnya dilakukan. Buatlah batas waktu yang bisa disetujui oleh kedua belah pihak, agar proyek bisa berjalan baik. Dengan demikian kita akan terhindar dari pembayaran yang terlambat.

  • Pastikan kita memiliki asuransi

Menjadi freelancer memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi. Jika kita sakit tentu biaya yang dikeluarkan akan besar. Oleh karena itu agar menghindari penggunaan dana yang besar kita bisa mendaftar diri mengikuti keanggotaan asuransi kesehatan.

Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, salah satunya menjaga arus kas keuangan kita tetap stabil. Jika suatu musibah datang kita tidak perlu mengeluarkan biaya besar karena sudah dilindungi oleh asuransi. Oleh karena itu kita disarankan untuk memiliki asuransi walau bekerja sebagai pekerja freelance.

Tinggalkan komentar