Sistem Pertahanan Negara Indonesia

Sistem pertahanan Negara Indonesia dijelaskan dalam pasal 1 angka 2 undang-undang nomer 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara. Sistem pertahanan Negara Indonesia adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta. Artinya, sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga Negara, Wilayah, dan sumber daya nasional lainnya.

Penyelenggaraan sistem pertahanan Negara dilakukan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut dengan tujuan untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala macam ancaman.

Sistem pertahanan negara indonesia terdapat tiga komponen, diantaranya sebagai berikut:

a. Komponen utama
“Komponen utama” adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas pertahanan.
b. Komponen cadangan
“Kompone cadangan” (Komcad) adalah “sumber daya nasional” yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama.
c. Komponen pendukung
“Komponen pendukung” adalah “sumber daya nasional” yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan utama dan komponen cadangan.

Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik. “Sumber daya nasional” terdiri dari sumber daya manusia,  sumber daya alam, dan sumber daya buatan.

Sumber daya nasional yang dapat demobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi.

Komponen pendukung terdiri dari 5 segmen:
1. Para militer yang mencakup beberapa personel:

  • Polisi (Brimob)
  • Resimen mahasiswa (Menwa)
  • Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
  • Perlindungan masyarakat (Linmas) lebih dikenal dengan sebutan pertahanan sipil (Hansip)
  • Satuan pengaman (Satpam)
  • Organisasi kepemudaan
  • Organisasi bela diri
  • Satuan tugas (Satgas) partai

2. Tenaga ahli / profesi
Sumber daya manusia sesuai keahlian atau berdasarkan profesi. Misalnya Palang Merah Indonesia (PMI) dan SAR
3. Industri
Semua industri yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kekuatan utama dan kekuatan cadangan dalam menghadapi ancaman.
4. Sumber daya alam adalah potensi yang terkandung dalam bumi, air dan dirgantara yang dalam wujud asalnya dapat didayagunakan untuk kepentingan pertahanan negara.
5. Sumber daya buatan adalah sumber daya alam yang telah ditingkatkan daya gunanya untuk kepentingan pertahanan Negara.

Terkait:

Itulah pembahasan singkat mengenai sistem pertahanan negara indonesia, apabila menurut Anda ada beberapa yang masih kurang bisa menambahkan nya melalui kolom komentar dibawah dan berinteraksi dengan admin. Salam, terima kasih.

Tinggalkan komentar